Warga Sungai Deras Keluhkan Dugaan Limbah Sawit PT Cakra Group Cemari Sungai dan Lahan
Kalbarpost.my.id , Sungai Deras — Masyarakat Desa Sungai Deras menyampaikan keluhan serius terkait dugaan pencemaran lingkungan yang diduga bersumber dari aktivitas pabrik pengolahan kelapa sawit milik PT Cakra Group. Limbah perusahaan tersebut diduga mengalir ke sungai akibat kebocoran pipa pembuangan.
Berdasarkan penuturan warga, pencemaran sungai bukanlah peristiwa baru. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan terus menimbulkan dampak luas bagi lingkungan sekitar. Air sungai yang sebelumnya jernih kini berubah warna dan mengeluarkan bau tak sedap.
“Air sungai sudah lama tidak seperti dulu. Warnanya berubah dan baunya menyengat. Dampaknya bukan hanya ke sungai, tapi juga ke kebun dan sawah kami,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga memperkirakan sekitar 20 hektare lahan pertanian milik masyarakat terdampak dugaan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit. Kondisi ini menyebabkan hasil panen menurun dan mengganggu aktivitas warga yang selama ini bergantung pada sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
Hingga kini, masyarakat mengaku belum melihat adanya langkah nyata dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sejumlah keluhan yang telah disampaikan sebelumnya dinilai belum mendapatkan respons yang memadai.
Sampai berita ini dipublikasikan, PT Cakra Group belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran sungai dan lahan pertanian warga Desa Sungai Deras.
Masyarakat berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat segera turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan langsung dan mengambil tindakan tegas demi menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi hak-hak warga terdampak.






